Telemedicine
Ide tentang pemeriksaan dan evaluasi kesehatan dengan menggunakan
perangkat jaringan telekomunikasi bukanlah hal yang baru. Setelah diperkenalkan
pesawat telepon, percobaan telemedicine telah dilakukan pertama kali dengan
men-transmisi-kan rekaman EKG melalui jaringan telepon sistem analog. Walaupun jarak tempuh transmisi hanya beberapa
kilometer, namun nilai klinisnya tidak begitu bermakna. Setelah itu, beberapa
kali dicoba untuk melakukan transmisi suara jantung dan napas antar dokter dan
pasien.
Telemedicine adalah layanan
kesehatan yang dilakukan dari jarak jauh (Telemedicine is health care carried out at
a distance). Telemidicine adalah transfer data medik elektronik dari satu
lokasi ke lokasi lainnya (telemedicine is the transfer of electrical
medical data from one location to another)
Manfaat
Telemedicine
Manfaat telemedicine
mencakup kedalam 3 aspek yang saling terkait satu sama lain yaitu pasien, dokter
dan rumah sakit. Manfaat langsung bagi pasien adalah:
1.
Mempercepat akses pasien ke
pusat-pusat rujukan.
2.
Mudah mendapatkan
pertolongan sambil menunggu pertolongan langsung dari dokter-dokter pribadi.
3.
Pasien merasakan tetap dekat
dengan rumah dimana keluarga dan sahabat dapat memberikan dukungan langsung.
4.
Menurunkan stres mental atau
ketegangan yang dirasakan di tempat kerja.
5.
Menseleksi antara
pasien-pasien yang perlu dibawa ke rumah sakit dan pasien yang tidak perlu
perawatan di rumah sakit akan tetap tinggal di rumah.
Aplikasi Telemedicine
1.
Skala Makro :Dilaksanakan oleh salah satu intansi layanan kesehatan
dalam skala terbatas
2. Skala Mikro
A. Aplikasi Sektoral : terbatas untuk satu
subdisiplin ilmu kedokteran / bidang layanan kesehatan
B. Aplikasi Regional : mencakup keseluruhan bidang
pelayanan kesehatan terbatas dalam wilayah tertentu dalam suatu negara.
C. Aplikasi Nasional : mencakup keseluruhan bidang
pelayanan kesehatan di semua wilayah di suatu negara.
Pilihan Telekomunikasi
§
Saluran telepon standar (public
switched telephone network; PSTN)
§
ISDN (integrated service
digital network)
§
Leased Line
§
ATM (asynchronous transfer
mode): teknologi relay sel .
E-Health
A.
Sejarah E-Health
WHO mendefinisikan e-health sebagai “
the use of information and communication technologies (ICT) for health”.
Sesederhana itu. Karena peran dan potensinya untuk mendorong perbaikan dan
perubahan pelayanan kesehatan, WHO telah mengeluarkan resolusi mengenai
e-health bernomor 58.28 tahun 2005. Dalam resolusi tersebut, WHO mendorong
kepada setiap negara untuk:
1.
Menyusun rencana strategis
jangka panjang untuk mengembangkan layanan e-health di berbagai bidang di
kesehatan baik untuk administrasi kesehatan, kerangka legal dan regulasi,
infrastruktur serta mekanisme kemitraan publik dan swasta.
2.
Mengembangkan infrastruktur
TIK untuk e-health
3.
Membangun kolaborasi dengan
sektor swasta dan lembaga profit untuk mendukung e-health
4.
Mengembangkan e-healh yang
menjangkau masyarakat, khususnya yang rawan terhadap permasalahan kesehatan
(vulnerable) dan sesuai dengan kebutuhan mereka,
5.
Memobilisasi kerjasama lintas
sektor dalam mengadopsi norma dan standar e-health, evaluasi,prinsip-prinsip
cost-effectiveness dalam e-health untuk menjami mutu, etika dan keamanan dengan
tetap mengedepankan kerahasiaan, privasi, equity dan equality.
6.
Mengembangkan center of
excellence dan jejaring e-health,
7.
Mengembangkan model sistem
informasi kesehatan masyarakat untuk surveilans, respon dan emergency.
B.
Konsep
E-Health
Sekarang ini, internet menjadi sarana pembelajaran dan pertukaran
informasi yang berguna untuk penyedia layanan kesehatan (provider) dan
pengguna layanan kesehatan (consumer). Berdasarkan perkembangan
teknologi dan kebutuhan masyarakat akan akses layanan kesehatan yang praktis
dan efisien, lahirlah konsep e-health sebagai jawaban atas tuntutan
tersebut. Di negara lain, seperti Amerika Serikat, Jerman, atau Australia, e-health
sudah diimplementasikan dan terus berkembang. Bahkan di Eropa, e-health sudah
mulai dikembangkan sejak tahun 1989 .
E-health adalah aplikasi internet atau teknologi
lain yang berkaitan di industri pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk
meningkatkan akses, efisiensi, efektivitas, dan kualitas dari proses medis dan
bisnis, yang melibatkan organisasi pelayanan medis (rumah sakit atau klinik),
praktisi medis (dokter atau terapis), laboratorium, apotek, asuransi, dan
pasien sebagai konsumen .
Solusi yang ditawarkan
e-health meliputi produk, sistem, dan layanan, sebagai contoh :
informasi kesehatan, rekam medis elektronik, layanan pembelian obat, sistem
komunikasi antar pengguna, dan informasi lainnya terkait pencegahan penyakit,
diagnosa, perawatan, monitoring kesehatan, dan manajemen gaya hidup.
C.
Pengertian
E-Health
Pemanfaatan internet dan teknologi yang berhubungan dengannya
dalam industri pelayanan kesehatan guna meningkatkan akses, efisiensi,
efektifitas dan kualitas dari proses klinis dan bisnis yang dijalankan
organisasi pelayanan kesehatan, para praktisi, pasien dan konsumen dalam rangka
peningkatan status kesehatan pasien (Healthcare Information and Management
Systems Society [HIMSS]).
E-health adalah e-commerce
versi kesehatan: yaitu pemanfaatan bisnis kesehatan secara elektronik. E-health
adalah kombinasi dari pemanfaataan komunikasi elektronik dan teknologi
informasi pada bidang kesehatan, baik di tempat sendiri (lokal) maupun di
klinik yang jauh, untuk tujuan klinik, pengajaran dan administratif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar